Jumat, 19 Desember 2014

10 penghalang dalam menuntut Ilmu

Catatanku
Talim : Ust Abu Irbat
Tempat : Masjid Ld Malim

Lanjutan
6. Jenuh dan bosan dalam menuntut ilmu,  karena ingin menambah wawasan, 

7. Memuji diri sendiri,  menambah gelar dan senang dengan pujian. Allah mencela orang yang senang dengan pujian.
Kecuali : boleh menyebutkan kelebihan pada dirinya pada keadaan tertentu,  seperti pada kisah nabi yusuf.
Agar selamat dari hal seperti ini dengan banyak 2 mengingat dosa dosa.  Karena andaikan orang tersebut mengetahui dosa nya maka tidak akan orang tersebut memujinya.

8. Tidak mengamalkan ilmu. Allah membenci orang yang mengucapkan sesuatu dan engkau tidak mengamalkan.
Hendaklah seorang penuntut ilmu menghisab dirinya dibanding dengan menghisab orang lain. Jadikan ilmu bukan sekedar menambah wawasan tetapi untuk di amalkan.

9. Berputus asa.  Wahai penuntut ilmu,  kalian semua masuk firman Allah kalian keluar dari perut ibu kalian dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa. Jika tidak mampu menguasai seluruhnya maka jangan meninggalkan seluruhnya.

10. Selalu menunda nunda.  Sifat menunda termasuk bala tentara iblis.

Senin, 15 Desember 2014

Seputar Jenazah 6

Catatanku
Talim : Ust Ashadi
Tempat : Masjid Nur Amaliyah

Berilmu sebelum berucap dan beramal.

Memandikan Jenazah

Kewajiban dalam memandikan jenazah (lanjutan)
4. Tidak diperkenankan untuk memegang aurat jenazah ketika memandikan,  tanpa menggunakan pelapis kain,  dan tidak boleh melihat aurat jenazah tersebut.
5. Hendaklah dimandikan dengan cara yang lemah lembut.
6. Menurut  aib yang terdapat pada jasad tersebut. Dan tidak membicarakan nya pada manusia yang lain. Berdasarkan keumuman sabda Nabi riwayat Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah
"barang siapa yang menutup aib seorang muslim maka allah sunhanahuwataala maka allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat.
Pengecualian jika jenazah merupakan ahlul bidah (tokoh) maka aib kerusakannya dapat dibicarakan.

A

Senin, 08 Desember 2014

Hukum Jual Beli 4

Catatanku
Talim : Ust.  Ashadi
Tempat :  Masjid Nur Amaliyah

Benda yang diharamkan,  Diantaranya memperjualbelikan patung berbentuk makhluk hidup,
Termasuk benda-benda mati untuk di ibadahi walaupun tidak berbentuk makhluk hidup,  seperti keris yang memiliki kekuatan tertentu,  jimat-jimat.

Diharamkan pula Benda-benda yang akan dipergunakan untuk mempersekutukan Allah walaupun bukan dia yang memakai.
Diperbolehkan membeli patung dalam rangka untuk menghancurkan nya,  dengan cara diumumkan.

H. "dr abd.  Ibnu masud ra,  aku mendengar rasulullah bersabda jika terjadi perselisihan antara penjual dan pembeli dan tidak ada bukti diantara kedua belah pihak maka ucapan yang teranggap adalah ucapannya si pemilik barang ataukah mereka saling mengembalikan barang" riwayat imam ahmad, abu daud, nasai, ibnu majah tarmizi (4 sunan) " meneruskan hadits sahih.
Terdapat kaidah jika terjadi perselisihan.
Dalam keadaan keduanya tidak memiliki bukti.
Sepakat para ulama hadits ini tidak bisa diterapkan secara mutlak,  maknanya bahwa tidak setiap ada perselisihan yang menjadi rujukan adalah penjual.

D

Senin, 01 Desember 2014

Seputar Jenazah 5

Catatanku
Talim  ; Ust.  Ashadi
Tempat ; Masjid Nur Amaliyah

Tatacara memandikan jenazah sama dengan mandi junub kecuali pada berwudhu terlebih dahulu,  yakni memasukkan  air dalam mulut dan hidung,  cukup dengan membasahi gigi.

Diperbolehkan mengurut perut jenazah tanpa melukai.

Hal hal yang di sunnahkan ketika memandikan jenazah :
1. Memandikan Jenazah  sebanyak  3 kali atau lebih,  jika dibutuhkan.
Sebagian  memakruhkan jika lebih dari 7 kali.
2. Hendaklah  dimandikan sebanyak bilangan ganjil 1, 3, 5
3. Mencampur air untuk  memandikan jenazah  dengan  daun  sider,  apabila tidak  ditemukan boleh  dengan alat pembersih tubuh yang lain.
4. Mencampur air  mandi yang terakhir dengan kapur barus.
Di perkecualian jenazah yang berikhram. Berdasarkan H.  Abd ibnu abbaa ra riwayat Bukhari  dan Muslim,...  jangan kalian menyentuh jenazah tersebut  dengan  wewangian
5. Mengurai rambut  dari jenazah  tersebut  kemudian mencuci  dengan  air.
Tujuan untuk membasahi kulit kepalanya
6. Disunahkan mengikat rambutnya sebanyak 3 ikatan (kepang) kemudian diletakkan di belakang punggung.
7. Memulai dengan anggota tubuh bagian kanan.
Kisah meninggalnya anak wanita rasulullah ,  dan memerintahkan memandikan mulai anggota tubuh bagi kanan dan anggota wudhunya.
8. Melepaskan pakaian dari jenazah
9. Mengeringkan tubuh jenazah  dengan  handuk atau dengan  yang  semisalnya.

Perkara yang diwajibkan ketika memandikan  jenazah.
1. Menyiram seluruh tubuh jenazah dengan  air. Perlu di perhatikan untuk terkena air anggota  tubuhnya.
2. Jenazah  lelaki dimandikan oleh lelaki,  dan jenazah wanita dimandikan oleh wanita.  Diperkecualikan jenazah suami oleh istrinya dan sebaliknya,  dan jenazah anak-anak.
Disepakati para ulama suami memandikan istri,  namun tidak semua ulama membolehkan istri memandikan suami namun dibolehkan.
Anak wanita dewasa dengan para wanita
Jika darurat tidak ada yang memandikan maka cukupkah dengan  tayamum.
3. Menutupi aurat dari jenazah yang dimandikan.  Walaupun yang memandikan sesama lelaki.