Senin, 01 Desember 2014

Seputar Jenazah 5

Catatanku
Talim  ; Ust.  Ashadi
Tempat ; Masjid Nur Amaliyah

Tatacara memandikan jenazah sama dengan mandi junub kecuali pada berwudhu terlebih dahulu,  yakni memasukkan  air dalam mulut dan hidung,  cukup dengan membasahi gigi.

Diperbolehkan mengurut perut jenazah tanpa melukai.

Hal hal yang di sunnahkan ketika memandikan jenazah :
1. Memandikan Jenazah  sebanyak  3 kali atau lebih,  jika dibutuhkan.
Sebagian  memakruhkan jika lebih dari 7 kali.
2. Hendaklah  dimandikan sebanyak bilangan ganjil 1, 3, 5
3. Mencampur air untuk  memandikan jenazah  dengan  daun  sider,  apabila tidak  ditemukan boleh  dengan alat pembersih tubuh yang lain.
4. Mencampur air  mandi yang terakhir dengan kapur barus.
Di perkecualian jenazah yang berikhram. Berdasarkan H.  Abd ibnu abbaa ra riwayat Bukhari  dan Muslim,...  jangan kalian menyentuh jenazah tersebut  dengan  wewangian
5. Mengurai rambut  dari jenazah  tersebut  kemudian mencuci  dengan  air.
Tujuan untuk membasahi kulit kepalanya
6. Disunahkan mengikat rambutnya sebanyak 3 ikatan (kepang) kemudian diletakkan di belakang punggung.
7. Memulai dengan anggota tubuh bagian kanan.
Kisah meninggalnya anak wanita rasulullah ,  dan memerintahkan memandikan mulai anggota tubuh bagi kanan dan anggota wudhunya.
8. Melepaskan pakaian dari jenazah
9. Mengeringkan tubuh jenazah  dengan  handuk atau dengan  yang  semisalnya.

Perkara yang diwajibkan ketika memandikan  jenazah.
1. Menyiram seluruh tubuh jenazah dengan  air. Perlu di perhatikan untuk terkena air anggota  tubuhnya.
2. Jenazah  lelaki dimandikan oleh lelaki,  dan jenazah wanita dimandikan oleh wanita.  Diperkecualikan jenazah suami oleh istrinya dan sebaliknya,  dan jenazah anak-anak.
Disepakati para ulama suami memandikan istri,  namun tidak semua ulama membolehkan istri memandikan suami namun dibolehkan.
Anak wanita dewasa dengan para wanita
Jika darurat tidak ada yang memandikan maka cukupkah dengan  tayamum.
3. Menutupi aurat dari jenazah yang dimandikan.  Walaupun yang memandikan sesama lelaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar